10 Ciri-Ciri Burung (Aves)

Burung atau aves adalah vertebrata yang tubuhnya ditutupi oleh burung dan memiliki sayap yang beberapa diantaranya mampu terbang. Burung merupakan salah satu dari lima kelompok vertebrata (hewan bertulang belakang), yang lainnya adalah ikan (pisces), amfibi, reptil, dan mamalia. Ciri utama dari burung adalah memiliki sayap yang berasal dari modifikasi tungkai/lengannya. Berikut adalah ciri-ciri aves (burung):

Ciri-ciri burung

1. Bulu

Ciri utama burung adalah memiliki bulu yang tumbuh dari epidermisnya. Bulu terbuat dari zat keratin. Zat keratin juga dapat ditemukan pada kuku, kulit kerang, dan rambut. Fungsi bulu burung adalah untuk melindungi dari panas, dingin, dan untuk membantu terbang.

2. Paruh

Paruh adalah struktur luar burung yang berada di kepalanya. Paruh burung juga terdiri dari zat keratin. Fungsi paruh pada burung adalah untuk mencari makan, menyerang lawan, mematuk kayu, mengambil dan membawa sesuatu, dan untuk menarik lawan jenis.

3. Sayap

Sayap adalah modifikasi lengan burung yang dijadikan alat untuk terbang. Sayap burung terdiri dari bulu-bulu yang digunakan sebagai pembangkit gaya aerodinamika. Bentuk sayap bervariasi menurut fungsinya, seperti untuk terbang cepat, terbang normal, dan untuk terbang diam/mundur. Meskipun demikian, ada beberapa spesies burung yang tidak dapat terbang meski memiliki sayap.

4. Telur

Burung merupakan salah satu hewan yang bertelur. Telur adalah wadah organik yang berisi zigot. Telur merupakan hasil dari pembuahan sel telur. Di dalam telur, embrio berkembang hingga pada akhirnya menetas. Telur burung biasa ditempatkan di sarang pada dahan atau tempat yang tinggi dan sulit dijangkau hewan lain. Burung akan mengerami telur tersebut hingga menetas.

5. Struktur Tulang

Tulang burung memiliki struktur yang kecil dan ringkih. Struktur dalamnya menyerupai sarang lebah, sehingga ringan namun tetap kuat. Hal ini bertujuan agar bobotnya lebih ringan sehingga memudahkannya untuk terbang. Bahkan total massa bulunya lebih berat dibandingkan tulangnya. Meskipun demikian, ada beberapa spesies burung yang memiliki tulang kuat. Hal itu umumnya disebabkan karena burung tersebut tidak dapat terbang. Contohnya adalah burung unta.

6. Cakar

Burung memiliki kaki dengan struktur cakar. Sehingga selain digunakan untuk berjalan, cakarnya juga berfungsi untuk mencengkeram sesuatu dan mengambil sesuatu.

7. Tidak Memiliki Daun Telinga

Burung tidak memiliki daun telinga, sehingga burung mendengar melalui suara yang ditangkap oleh kepala.

8. Memiliki Kemampuan Navigasi

Burung memiliki kemampuan navigasi yang membantunya terbang jauh terutama saat bermigrasi. Kemampuan tersebut didapat dengan memanfaatkan medan magnet bumi.

9. Kemampuan Terbang

Burung merupakan salah satu hewan yang mampu terbang dengan mengepakkan sayapnya selain beberapa spesies serangga. Kemampuan terbang tersebut mempermudah burung bepergian kemana pun dan membantu menghindari predator. Namun, ada beberapa spesies burung yang tidak mampu terbang meski memiliki sayap, seperti burung unta. Sehingga burung tersebut bepergian dengan cara berlari.

10. Struktur dan Letak Mata Burung

Mata burung memiliki kelopak, membran niktitan, dan kelenjar air mata. Umumnya mata burung terletak di sisi kiri dan kanan kepala. Kecuali burung hantu yang letak matanya di bagian depan dan berdampingan.

Baca juga:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *