10 Tugas dan Wewenang Eksekutif

Lembaga eksekutif adalah lembaga yang memiliki tugas utama untuk melaksanakan peraturan perundang-undangan yang dibuat oleh lembaga legislatif. Eksekutif sering disebut sebagai pemerintah karena menjalankan suatu pemerintahan. Di Indonesia, yang termasuk lembaga eksekutif adalah Presiden, Wakil Presiden, beserta Menteri-Menteri yang terhimpun dalam satu kabinet. Presiden Indonesia berperan sebagai kepala pemerintahan sekaligus kepala negara. Berikut adalah tugas dan wewenang lembaga eksekutif menurut Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945:

Baca juga: Tugas dan Wewenang Lembaga Eksekutif, Legislatif, dan Yudikatif di Indonesia

Tugas dan wewenang eksekutif

  1. Membuat perjanjian dengan negara lain dengan persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat.
  2. Mengangkat duta dan konsul dengan memperhatikan pertimbangan Dewan Perwakilan Rakyat. Duta besar ditempatkan di ibukota negara lain, sedangkan konsulat berada di bawah kedutaan besar Indonesia di negara lain.
  3. Melaksanakan peraturan perundang-undangan yang dibuat Dewan Perwakilan Rakyat.
  4. Memberikan tanda kehormatan, tanda jasa, dan gelar kehormatan lainnya.
  5. Memberikan grasi dan rehabilitasi dengan memperhatikan pertimbangan Mahkamah Agung.
  6. Mengajukan Rancangan Undang-Undang kepada DPR.
  7. Menyatakan negara dalam keadaan bahaya.
  8. Memegang kekuasaan tertinggi atas Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara.
  9. Memberi amnesti dan abolisi dengan memperhatikan pertimbangan Dewan Perwakilan Rakyat.
  10. Menyatakan perang atau membuat perdamaian dengan negara lain.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *