8 Jenis-Jenis Norma dan Contohnya

Norma adalah patokan perilaku yang ditetapkan dan dijalankan oleh satu kelompok tertentu. Norma merupakan bagian dari kebudayaan yang tidak dapat dipisahkan dari masyarakat. Norma dijadikan standar atau patokan untuk menentukan pola perilaku yang seharusnya dijalankan. Norma juga dijadikan pengendali tingkah laku seseorang agar diterima di masyarakat. Norma terdiri dari seperangkat aturan yang mengatur apa saja yang harus dilakukan dan tidak boleh dilakukan oleh seseorang. 9 norma dibedakan atas beberapa jenis berdasarkan daya pengikat (4 jenis) dan bidang kehidupan tertentu (5 jenis). Berikut adalah jenis-jenis norma:

Berdasarkan Daya Pengikat

1. Cara

Norma yang berupa tata cara (usage) merujuk pada perbuatan pribadi dengan sanksi yang sangat ringan terhadap pelanggarnya. Pelanggaran terhadap norma ini juga tidak akan menimbulkan reaksi besar dari masyarakat. Contohnya adalah aturan memegang sendok saat makan, cara memberi atau menerima sesuatu dari orang lain, dan mencuci tangan sebelum makan. Pelanggaran terhadap norma tersebut hanya diberikan sanksi berupa teguran atau anggapan tidak sopan oleh orang lain.

2. Kebiasaan

Kebiasaan (folkways) adalah perilaku yang dilakukan secara berulang-ulang dalam bentuk sama yang diakui dan diterima oleh masyarakat. Kebiasaan memiliki kekuatan yang lebih mengikat ketimbang tata cara. Contoh norma ini adalah mengucapkan salam ketika bertemu orang yang dikenal, membuang sampah pada tempatnya, mengantri, dan menghormati orang yang lebih tua. Sanksi bagi pelanggar norma ini berupa dikucilkan, teguran, dan dianggap menyimpang.

3. Tata Kelakuan

Norma yang berupa tata kelakuan (mores) adalah sekumpulan perbuatan yang mencerminkan sifat hidup suatu kelompok dan digunakan sebagai pengawasan oleh masyarakat terhadap anggotanya. Tujuan adanya tata kelakuan adalah untuk memberi batasan pada perilaku individu, mengidentifikasi individu dengan kelompoknya, dan menjaga solidaritas suatu kelompok masyarakat. Perbedaan mores dan folkways adalah mores lebih bersifat sebagai norma pengatur. Contoh tata kelakuan adalah pasangan suami istri baru pada masyarakat Sunda biasanya menumpang di rumah orangtua istri sebelum mereka memiliki rumah sendiri.

4. Adat Istiadat

Norma yang berupa adat istiadat (customs) adalah tata kelakuan dengan kedudukan sangat tinggi yang bersifat kekeluargaan dan merujuk pada penyatuan setiap pola perilaku masyarakat. Anggota masyarakat yang melanggar adat istiadat akan mendapat sanksi keras mulai dari dikucilkan, tidak diakui, dan bahkan diusir dari masyarakat tersebut. Tidak hanya individu, namun juga nama baik keluarga individu tersebut tercemar. Untuk mengembalikan kehormatan, individu tersebut harus melakukan suatu prosesi yang memakan waktu, tenaga, dan uang yang sangat banyak. Contohnya adalah adat istiadat yang melarang adanya poligami di desa Penglipuran, Bali. Apabila dilanggar, maka pasangan suami dan istri keduanya akan dikucilkan di lahan khusus yang disiapkan masyarakat.

Berdasarkan Bidang Kehidupan

1. Norma Agama

Norma agama adalah norma yang berdasarkan pada ajaran suatu agama, utamanya bersumber dari kitab suci agama yang bersangkutan. Norma ini terdiri dari perintah dan larangan. Norma agama bersifat mutlak dan hanya berlaku oleh pengikutnya. Sehingga Norma ini tidak dapat dipaksakan ke semua orang terutama yang bukan beragama yang bersangkutan. Contoh norma agama adalah larangan untuk tidak jujur, memfitnah, dll. Apabila melanggar, sanksinya berupa dosa.

2. Norma Kesopanan

Norma kesopanan adalah norma yang bersumber pada pergaulan sekelompok manusia. Setiap kelompok manusia memiliki norma kesopanan yang berbeda-beda. Norma kesopanan dianggap penting dalam pergaulan masyarakat. Contoh norma kesopanan adalah selalu menggunakan tangan kanan untuk mengambil atau memberi sesuatu dari orang lain. Sanksi yang diberikan apabila melanggar norma kesopanan adalah berupa teguran dan dipandang rendah oleh orang di sekitar.

3. Norma Kesusilaan

Norma kesusilaan adalah norma yang berasal dari hati sanubari manusia dan menghasilkan akhlak. Dengan norma kesusilaan, seorang individu dapat membedakan mana yang baik dan buruk. Contoh norma kesusilaan adalah tidak melakukan pelecehan seksual. Pelanggaran terhadap norma ini dapat menyebabkan seseorang dikucilkan dan apabila pelakunya memiliki hati nurani, maka akan timbul rasa penyesalan.

4. Norma Hukum

Norma hukum adalah norma yang berasal dari aturan tertulis yang dibuat negara/daerah melalui lembaga yang berwenang untuk mengatur kehidupan masyarakat. Norma hukum bersifat memaksa dan sanksinya tegas. Sumber norma hukum adalah peraturan perundang-undangan. Contohnya adalah dilarang mencuri. Sanksi yang diberikan berupa sanksi pidana penjara dan denda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *